toddpylant.com
Febri bangun agak kesiangan di hari Minggu ini. Pertandingan
futsal tadi malam membuat letih badannya tiada banding. Saat matanya terbuka…
*braaaak!*
“Happy birthday to you.. Happy birthday to you..” suara
sumbang dengan irama fals perusak nada menghancurkan keheningan kamar Febri.
Aroma kue blackforest dihiasi lilin
berangka 16 melengkapi siang hari itu.
“Selamat ulang tahun, Nak. Panjang umur ya!” ucap Ibunda
Febri membalut awalnya siang.
Febri bergumam dalam hati, “Ini jarang terjadi. Tahun lalu,
mereka (keluargaku) tidak seperti ini. Dua tahun yang lalu juga tidak. Tiga
tahun belakangan pun seingatku tidak. Aku kira, seluruh keluarga tidak begitu
peduli denganku dan mereka bahkan tidak pernah mengingat tanggal lahirku.
Berbeda dengan kakak, setiap tahun mereka selalu merayakan ulang tahunnya. Aku
tahu, pencapaianku di sekolah sangat berbeda dengan kesuksesan kakak sekarang,
makanya di keluarga ini kakak yang lebih diistimewakan, termasuk di perayaan
ulang tahunnya. Ah, biarlah. Kujalani saja.”
Febri dan keluarga menikmati selebrasi sederhana ulang tahun
itu. Tak lama setelah mereka membubarkan diri, Febri melihat kalender di HP-nya. Ia lupa kalau hari ini tanggal 29
Februari. Tanggal kelahirannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar