365project.org
Kita secara tak sengaja dipertemukan Tuhan hari ini. Sepasang
mata kembali beradu, dan di dalamnya berhiaskan kenangan lama. Mungkin sudah
sangat lama, terlupakan sedalam-dalamnya.
Di masa indah lalu, masih kuingat dalamnya hari saat kita bersama.
Sedapat mungkin kita coba memanjangkan kisah ini. Tapi apa dayaku, Tuhan tak memutuskan
kita menjadi satu, melainkan kembali menjadi dua.
“Apa kesibukanmu dengan dunia sekarang?” awalmu lembut untuk
menyambung sebuah bejana kisah klasik.
Sesederhana mungkin, kucoba melawan getir hatiku yang masih
diusik kenangan. Kau tegar, sedangkan aku pudar. Kucoba mengadu keramahanmu sebisaku.
“Jadi, bagaimana kisah kehidupan yang kau miliki hari ini,
Sayang?” aku memulai pertanyaan pertama, dan dari kejauhan kulihat seorang
anak balita berlari datang menghampirimu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar