Kamis, 28 Februari 2013

Wanita dalam Sebungkus Anugerah

cybermonsters.blogspot.com

Lelah sebuah mata tak pernah jadi alasan untuk merasa. Dalam sebuah mata ada binar fakta, kemudian berjalan pelan ke lubuk sebuah kisah. Apalah arti seonggok bahagia jika tak dibagi bersama?

Pria adalah butiran tanah yang menyatu, maka wanita adalah rusuk yang dibentuk dari tanah itu. Tuhanku yang mengatakan itu, aku hanya bisa termangu. Jika pun itu benar, maka adakah rusukku ini adalah sebagian dari hidupmu?

Kali ini, sepi sedikit teramaikan oleh sebuah cerminan masa. Tapi, sepi akan semakin mencekam jika mulut hanya bisa diam. Haruskah lari dari kenyataan adalah pilihan terakhirku untuk menghadapi kesepian?

Jalan Tuhan adalah suratan. Tapi tak ada salahnya jika Tuhan sedikit saja menghapus sebuah jalan, kemudian menggantinya demi sebuah kebahagiaan. Maukah Tuhan melakukan itu demiku? Demi kita?

Yang kutahu saat ini, kau adalah sebuah keindahan, dan aku hanyalah sebuah kesalahan.


Setelah Lama Mati Suri,
Kasmaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar