cybermonsters.blogspot.com
Lelah sebuah mata tak pernah jadi alasan untuk merasa. Dalam
sebuah mata ada binar fakta, kemudian berjalan pelan ke lubuk sebuah kisah.
Apalah arti seonggok bahagia jika tak dibagi bersama?
Pria adalah butiran tanah yang menyatu, maka wanita adalah
rusuk yang dibentuk dari tanah itu. Tuhanku yang mengatakan itu, aku hanya bisa
termangu. Jika pun itu benar, maka adakah rusukku ini adalah sebagian dari
hidupmu?
Kali ini, sepi sedikit teramaikan oleh sebuah cerminan masa.
Tapi, sepi akan semakin mencekam jika mulut hanya bisa diam. Haruskah lari dari
kenyataan adalah pilihan terakhirku untuk menghadapi kesepian?
Jalan Tuhan adalah suratan. Tapi tak ada salahnya jika Tuhan
sedikit saja menghapus sebuah jalan, kemudian menggantinya demi sebuah
kebahagiaan. Maukah Tuhan melakukan itu demiku? Demi kita?
Yang kutahu saat ini, kau adalah sebuah keindahan, dan aku
hanyalah sebuah kesalahan.
Setelah Lama Mati Suri,
Kasmaran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar